Kalender Liturgi hari ini
Kitab Hukum Kanonik
KITAB SUCI +Deuterokanonika
: - Pilih kitab kitab, masukan bab, dan nomor ayat yang dituju
Katekismus Gereja Katolik
No. : masukkan no. katekismus yang dikehedaki,( 67, 834 / 883-901)
SEJARAH PAUS

Ensiklik & Surat Paus

Dokumen KV 2

No:
masukkan no. yang dikehendaki - 0 (nol) untuk melihat daftar isi -(catatan kaki lihat versi Cetak)

111. Formosus (891-896)

Formosus lahir di Ostia keturunan Italia. Terpilih menjadi paus pada 6 Oktober 891. Dia seorang berpendidikan dan berbakat. Pernah sebagai utusan resmi paus ke Perancis dan Jerman. Ia diangkat menjadi uskup Porto tahun 864 oleh Paus Nikolas I, anmun secara tidak adil ia diekskomunikasi oleh Paus Yohanes VIII tahun 876 karena memahkotai Raja Italia Arnollo, yang kemudia menjadi kaisar di Jerman. Tetapi ia lalu dibebaskan dari humuman gerejawi oleh Paus Marinus I pada tahun 883 pengganti Paus Yohanes VIII.

Pemilihannya sebagai paus berbarengan dengan masa kacau ketika fraksi-fraksi yang berlawanan bertempur secara sengit. Sebagai paus, Formosus memperkuat dan memajukan kekristenan di Inggris dan Jerman Utara. Ia memahkotai Lambertus, putera Guido sebagai kaisar pendamping, Namun mereka berbalik melawannya dan Formosus mesti meminta bantuan dari Arnulf dari Carinthiayang segera membelanya. Sebagai tanda terima kasih, Formosus memahkotainya juga. Ketidakonsistenannya itu jelas disebabkan oleh sikap oportunis atau rasa takut yang menumbuhkan penolakan dan ketidakpuasan. Jadi pemusatan kebencia kepadanya melahirkan tindakan mengerikan akan sesuatu yang tak terdengar dan yang paling menggegerkan terhadap jenasahnya.

Akhir hidupnya sangat menyedihkan. Ketika hidup ia dianiaya dan sesudah kematiannya ia diadili dan dicemarkan. Sesudah kematiannya, Paus Stefanus VI yang baru, sahabat bangsawan Spoleto, menggali kuburnya dan mengadilinya, memotong-motongnya dan melemparkannya ke sungai Tiber. Tangan-tangan orang yang berbelaskasih menyelamatkan jenasah itu dan dimakamkan di Basilika St. Petrus. Sejak saat ini mulailah “Abad Gelap Kepausan”, yang baru berakhir pada masa PAus Leo IX, tahun 1049. Berkat kegigihan Formosus, orang-orang Bulgaria banyak bertobat menjadi Kristen. Ia wafat pada 4 April 896.